Teknologi

Kondisi Terkini Eskalator Stasiun Duri Usai Insiden Mendadak Mundur

×

Kondisi Terkini Eskalator Stasiun Duri Usai Insiden Mendadak Mundur

Sebarkan artikel ini

Salah satu eskalator di Stasiun Duri, Jakarta Barat (Jakbar), mengalami gangguan kemarin. Hingga saat ini, eskalator tersebut masih belum dapat digunakan. Pantauan Warta Cikarang di lokasi, Minggu (4/10/2026), eskalator masih dalam tahap perbaikan.

Eskalator tersebut tampak ditutup terpal berwarna hitam. “Mohon maaf eskalator sedang dalam perbaikan,” tulis spanduk di dekat eskalator tersebut. Sementara itu, aktivitas hilir mudik penumpang KRL di Stasiun Duri masih berjalan normal.

Eskalator yang mengalami gangguan tersebut berada di akses menuju Peron 5 arah Tangerang. Sebelumnya, sebanyak 12 orang mengalami luka-luka akibat salah satu eskalator di Stasiun Duri mendadak mengalami gangguan. Para korban telah mendapatkan penanganan medis.

VP Corporate Secretary KAI Commuter Karina Amanda mengatakan, dari 12 orang penumpang tersebut, 10 di antaranya merupakan orang dewasa dan dua lainnya anak-anak. Sebanyak lima orang dirujuk ke rumah sakit, dua orang menjalani observasi, sementara sisanya telah melanjutkan perjalanan. “Saat ini, lima orang sudah melanjutkan perjalanan, lima orang dirujuk ke RS Duta Indah, dan dua orang akan observasi lebih lanjut.

Kami akan terus memastikan kondisi seluruh pengguna tersebut serta memberikan bantuan sesuai kebutuhan,” kata Karina. Gangguan pada eskalator tersebut terjadi di area akses menuju Jalur 5 Stasiun Duri pada Sabtu pukul 07.45 WIB. Eskalator tiba-tiba bergerak mundur padahal seharusnya bergerak naik.

“Begitu kejadian diketahui, petugas di Stasiun Duri langsung merespons dan memberikan pertolongan untuk evakuasi. Seluruh pengguna yang mengalami luka-luka dibantu ke Poskes untuk mendapatkan pemeriksaan dan penanganan awal,” kata Karina dalam keterangan resminya, Sabtu (3/10/2026).\n\nSalah satu eskalator di Stasiun Duri, Jakarta Barat (Jakbar), mengalami gangguan kemarin. Seluruh pengguna yang mengalami luka-luka dibantu ke Poskes untuk mendapatkan pemeriksaan dan penanganan awal,” kata Karina dalam keterangan resminya, Sabtu (3/10/2026).

Sumber: News – Detikcom

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Teknologi

Status aktivitas Gunung Anak Krakatau di Selat Sunda kembali naik dari Level II (waspada) menjadi Level III (siaga). Kenaikan status tersebut berlaku mulai Jumat malam ini. Kepala Badan Geologi Kementerian ESDM Lana Saria mengatakan keputusan tersebut diambil setelah melakukan analisis dan evaluasi secara menyeluruh terhadap…

Teknologi

Pelita Air menyiapkan 10 penerbangan tambahan Jakarta-Lombok. REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA – Pertamina Grand Prix of Indonesia 2026 akan berlangsung di Pertamina Mandalika International Circuit, Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat, pada 9-11 Oktober 2026. Menjelang balapan MotoGP tersebut, sejumlah layanan disiapkan mulai dari tambahan penerbangan, pasokan energi,…

Teknologi

Menko Bahlil siap menjalankan amanah presiden demi mewujudkan kedaulatan energi. REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA — Institute for Development of Economics and Finance (INDEF) mendorong Kementerian Koordinator Hilirisasi dan Transisi Energi segera menetapkan target kerja, tenggat waktu, dan mekanisme koordinasi lintas kementerian. Langkah tersebut diperlukan agar pembentukan kementerian…

Teknologi

Kementerian Komunikasi dan Digital atau Komdigi mengevaluasi hasil pelaporan bulan pertama para operator seluler terkait pelaksanaan skema kuota rollover. Hasilnya, implementasi perlindungan sisa kuota tersebut belum optimal. Komdigi meminta operator seluler segera memaksimalkan mekanisme perlindungan bagi masyarakat. "Putusan MK berbicara mengenai perlindungan terhadap sisa kuota…