BeritaBerita DaerahHukrim

Viral Anak Bunuh Ibu Kandung Di Medan

×

Viral Anak Bunuh Ibu Kandung Di Medan

Sebarkan artikel ini

Medan – Pertama, faktor psikologis, di mana anak berusia 12 tahun masih berada pada tahap perkembangan emosional yang rentan. Tekanan luar biasa seperti kkekerasann dalam rumah tangga, atau stres yang tidak terkendali dapat memicu perilaku agresif.

Kedua, faktor lingkungan, yaitu kondisi rumah yang tidak stabil, konflik keluarga, atau pengaruh negatif dari luar yang dapat membentuk respons emosional dan perilaku seorang anak.

Ketiga, faktor trauma, sebab anak yang mengalami trauma tidak terdiagnosis, seperti PTSD, berpotensi menunjukkan perilaku agresif dan impulsif di luar kendali.

“Keempat, faktor neurobiologis, yakni kemungkinan adanya kelainan genetik atau gangguan pada sistem kontrol impuls yang turut memengaruhi tindakan ekstrem seorang anak,” jelasnya.

Ia menegaskan bahwa kasus seperti ini sangat jarang terjadi dan membutuhkan penyelidikan mendalam untuk menemukan penyebab pastinya.

Menurutnya, terdapat sejumlah pertanyaan penting yang harus digali oleh penyidik untuk memahami situasi secara lebih jelas, seperti apakah anak memiliki riwayat kekerasan atau perilaku agresif sebelumnya, apakah terdapat tanda-tanda peringatan sebelum kejadian.

Bagaimana dinamika keluarga serta kondisi lingkungan tempat anak tumbuh, serta apakah anak memiliki akses terhadap dukungan kesehatan mentalyang memadai.

“Jawaban atas pertanyaan-pertanyaan ini bisa membantu memahami lebih baik apa yang mungkin terjadi,”ujarnya.

Kenapa Anak Bisa nekat?

Dikutip dari aladokter, anak bisa nekad membunuh orangtuanya karena kombinasi tekanan psikologis, pola asuh yang salah, kekerasan, mental, dan hilangnya ikatan emosional.

Itu bukan sekadar “nakall” atau “jahat,” melainkan hasil dari kondisi yang gagal ditangani sejak awal.

Ada beberapa faktor-faktor yang bisa memicu kenekatan anak tersebut, di antaranya:

Kekerasanrsn dalam rumah tangga:

Anak yang terus-menerus mengalami kekerasan fisik verbal, atau emosionalbisa menyimpan dendam dan akhirnya meledak dalam bentuk ekstrem.

Gangguan mental:

Kondisi seperti depresi berat, psikosis, atau gangguan kepribadian bisa membuat anak kehilangan kontrol dan melakukan tindakan fatal.

Pola asuh otoriter atau salah:

Orangtua yang terlalu menekan, tidak memberi ruang dialog, atau mendidik dengan anc*m4n bisa menimbulkan kebencian mendalam.

Pengaruh lingkungan:

Pergaulan buruk, paparan kekerasan dari media, atau dorongan teman sebaya bisa memperkuat perilaku agresif.

Konflik ekonomi:

Ada kasus di mana anak merasa tertekan karena masalah uang, atau kebutuhan yang tidak terpenuhi.

Kurangnya komunikasi dan kasih sayang:

Anak yang merasa tidak dicintai atau tidak dihargai bisa kehilangan ikatan emosional dengan orangtuanya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Hukrim

Polisi menangkap pria berinisial RA (55) yang menanam pohon ganja di rooftop rumahnya di Kelurahan Ancol, Kecamatan Regol, Kota Bandung, Jawa Barat (Jabar). Polisi mengungkap benih ganja yang ditanam RA didapat dari California. "Benihnya dari California. Sewaktu tersangka bekerja di USA," kata Kapolrestabes Bandung Kombes…

Berita

Ilustrasi gempa bumi. Foto: Inked Pixels/shutterstockGempa bumi tektonik bermagnitudo 5,9 mengguncang wilayah Pantai Barat Daya Sumba Barat Daya, Nusa Tenggara Timur (NTT), Minggu (4/10) pagi.Deputi Bidang Klimatologi BMKG Ardhasena Sopaheluwakan menjelaskan gempa dipicu aktivitas sesar aktif yang berasosiasi dengan Sesar Waikabubak.“Dengan memperhatikan lokasi episenter dan…

Berita

Deputi Bidang Klimatologi BMKG Ardhasena Sopaheluwakan saat memaparkan prediksi musim hujan 2026/2027 dalam konferensi pers di Gedung MHEWS BMKG, Jakarta Pusat, Selasa (22/9/2026). Foto: Zahira Hilman/kumparanBMKG mencatat sebanyak 62 gempa bumi susulan setelah gempa bumi 5,9 magnitudo mengguncang wilayah Sumba Barat Daya, Nusa Tenggara Timur…

Berita

Jenazah korban KM Virgo Transport 8 asal Kabupaten Kudus, Jawa Tengah, M Adam Assegaf. Foto: Dok. Elok Nila KartinaJenazah korban KM Virgo Transport 8 asal Kabupaten Kudus, Jawa Tengah, Muhammad Adam Assegaf, dijadwalkan tiba di rumah duka di Desa Demangan, Kecamatan Kota, hari ini, Selasa…

Hukrim

Temuan sejumlah fasilitas mewah di Lapas Cibinong berbuntut panjang. Dalam rapat di DPR, satu per satu pemilik barang mewah yang ada di lapas tersebut mulai terkuak. Dirangkum detikcom, Selasa (29/9/2026), Komisi XIII DPR RI menggelar rapat dengar pendapat (RDP) dengan Dirjen PAS Kementerian Imigrasi dan…